15/05/2005
Nikmatnya Karunia Allah
Dari Abdullah bin Abi Aufa r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa membaca laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahuu ahadan shamadan lam yalid walam yuulad walam yakun lahuu kufuwan ahad, maka akan dituliskan oleh Allah baginya dua juta kebaikan" (HR. Thabrani)
Alangkah banyaknya karunia Allah SWT yang dicurahkan. Dengan membaca suatu kalimat yang sangat ringan dan mudah, maka akan di anugerahkan kepada kita beribu-ribu bahkan beratus-ratus ribu kebaikan. Tetapi, kita sering lalai dan lebih mementingkan urusan dunia tanpa peduli karunia Allah SWT yang begitu banyak.
Allah SWT telah menetapkan pahala bagi tiap kebaikan, apabila dilakukan dengan ikhlas, sekurang-kurangnya sepuluh kali lipat. Kemudian pahala itu akan terus bertambah menurut kadar keikhlasannya.
Rasulullah SAW pernah bersabda, "Amal manusia terbagi atas enam bagian, sedangkan manusia sendiri terbagi atas empat bagian. Dua amal yang mewajibkan, dua amal yang sama dan seimbang, satu amal yang pahalanya 10 kali lipat dan satu amal lagi yang pahalanya 700 kali lipat."
Dua amal yang mewajibkan itu adalah :
-1. Barangsiapa tidak menyekutukan Allah SWT sehingga ia mati, maka ia wajib masuk surga
-2. Barangsiapa menyekutukan Allah SWT kemudian ia mati, maka ia pasti masuk neraka
Dua amal yang sama dan seimbang yaitu :
-1. Apabila seseorang berniat hendak mengerjakan suatu kebaikan tetapi tidak terlaksana karena suatu halangan, maka ia mendapat satu kebaikan
-2. Barangsiapa melakukan satu kejahatan, maka siksaannya seimbang dengannya
Satu amal yang pahalanya 10 kali lipat yaitu :
-Apabila seseorang berniat melakukan satu kebaikan dan dapat terlaksana, maka akan diberi pahala 10 kali lipat
Sedangkan amal yang pahalanya 700 kali lipat yaitu :
-Apabila seseorang membelanjakan hartanya di jalan Allah SWT, maka akan memperoleh pahala 700 kali lipat
Adapun empat macam manusia yaitu :
-1. Orang yang hidup di dunia dengan mewah, tetapi di akhirat hidup penuh penderitaan dan kesengsaraan
-2. Orang yang hidup menderita di dunia, tetapi di akhirat hidup dengan penuh kesenangan dan kemewahan
-3. Orang yang hidup di dunia dengan penuh penderitaan dan di akhirat pun hidup menderita dan sengsara
-4. Orang yang hidup di dunia dengan penuh kesenangan dan di akhirat pun hidup dengan penuh kesenangan dan kemewahan
Begitu banyak nikmat dan karunia Allah SWT yang telah di berikan kepada kita. Maka, alangkah meruginya orang-orang yang tidak bersyukur. Sebagai manusia, seharusnya kita dapat memilih perbuatan apa saja yang di ridhoi Allah SWT. Tetapi kadang, egoisme manusia masih diatas segalanya, sehingga apa yang diperbuatnya tidak di fikirkan lagi.
Sabar dan ikhlas adalah kunci ketenangan dalam hidup. Apabila seseorang mampu melaksanakan dua hal tersebut, maka Insya Allah, derajatnya akan tinggi di sisi Allah SWT. Tetapi, sangat tidak mudah untuk melakukannya. Perlu pengorbanan baik fisik maupun perasaan. Tawakkal 'alallah adalah jalan yang terbaik. Semoga, kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bersyukur...
03:45 Permalink | Comments (0) | Email this
13/05/2005
SABAR dan TAHAN UJI
Diantara keindahan akhlak orang-orang islam adalah sabar dan tahan uji karena Allah. Kesabarana adalah menahan jiwa atas hal-hal yang tidak di sukai atau menanggung yang tidak disukai dengan rela dan pasrah.
Seorang muslim menahan jiwanya atas hal yang tidak dia sukai seperti, bersusah payah melaksanakan ibadah dan taat kepada Allah, berdisiplin dalam menjalankannya, menahan diri jangan sampai berbuat maksiat kepada Allah dan sama sekali enggan mendekatinya, meskipun secara naluri, nafsunya sangat menginginkannya.
Ia juga menahan jiwanya atas cobaan yang menimpanya, sehingga tidak membiarkan kesedihan dan kebencian datang mengganggu. Kata orang bijak, "Kesedihan atas hal yang telah berlalu adalah penyakit, sedangkan kesedihan atas hal yang sedang terjadi akan melemahkan akal". Dan benci kepada takdir adalah mencela Allah SWT.
Dalam kondisi demikian, seseorang meminta tolong dengan mengingat janji Allah berupa balasan yang amat baik atas berbagai ketaatan dan Allah menjanjikan pahala yang berlimpah serta ganjaran yang besar.
Ancaman Allah terhadap orang yang membenci-Nya dan berbuat maksiat kepada-Nya berupa adzab yang pedih dan hukuman yang keras. Kita harus yakin bahwa ketentuan takdir Allah pasti berlaku dan keputusan qadha' Allah adalah adil dan hukum-Nya pasti akan terlaksana, meskipun seorang hamba itu bersabar dan bersedih. Apabila bersabar, maka akan mendapat pahala, namun apabila berkeluh kesah maka akan mendapat dosa.
22:00 Permalink | Comments (1) | Email this
Sedih Tak Berujung
Dukacita telah berkumpul dan hati mulai terbakar
Sabar telah hilang, airmata pun berlinangan
Bagaimana bisa merasakan ketenangan
Orang yang tak punya ketenangan
Karena telah diselubungi keinginan, kerinduan dan kerisauan
Ya Robbi
Sekiranya ada sesuatu yang membebaskanku dari dukacita ini
Anugerahkanlah kepadaku selama aku masih bisa melihat
14:10 Permalink | Comments (0) | Email this

